Mahasiswa KKN Desa Teluk Sebong Dorong Wawasan Anak Sekolah di Negeri Laskar Pelangi

Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata KKN kampus UMRAH bersama anak SDN 001 Desa Teluk Sebong (foto: beto)
Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata KKN kampus UMRAH bersama anak SDN 001 Desa Teluk Sebong (foto: beto)

BINTAN,- -Perjuangan meraih pendidikan seperti di dalam novel Laskar Pelangi terjadi di mana-mana. Tak perlu jauh ke pelosok pulau terluar Natuna. sekolah di pinggiran Kabupaten Bintan nyaris serupa.

Sebuah Sekolah Dasar Negeri (SDN) 001 Teluk Sebong yang berdiri sejak tahun 1992 merupakan sekolah tertua di Kecamatan Sri Bintan Pura Kabupaten Bintan. 

Orang-orang menyebut sekolah itu merupakan Negeri Laskar Pelangi karena berada tidak jauh dari hutan. 

Siswa SDN 001 Teluk Sebong saat upacara pagi hari

Dengan keterbatasan fasilitas gedung bangunan tua yang dimiliki sekolah yang hanya bermodalkan 6 ruang kelas belajar  dengan jumlah siswa sebanyak 38 orang.

Dengan kondisi keterabatasan yang dimiliki sekolah tersebut menjadi perhatian Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Teluk Sebong menetapkan pilihannya untuk rutin berbagi, berlatih guna menambah wawasan serta pengetahuan anak-anak SDN 001 Teluk Sebong.

Kondisi ruang kelas belajar

Silaen Rovaldy yang merupakan ketua kelompok KKN desa teluk sebong mengatakan, berbagi kegiatan diadakan untuk memberikan wawasan tambahan, seperti mengajar dikelas, kelas motivasi dan memberikan kegiatan ekstrakurikuler, Ujar Silaen usai mengajarkan latihan PBB di SDN 001 Teluk Sebong, Jumat (3/8/2018).

Baca Juga :  Kampus UMRAH Gelar Musrenbang di Batam

Tidak hanya itu, Kelompok KKN Teluk Sebong ini pun melatih anak SD N 001 pasukan baris berbaris guna menyambut HUT RI ke-73. Beberapa upaya dilakukan mereka agar anak anak sekolah dapat merasakan nuansa HUT RI nantinya.

Kelompok Mahasiswa KKN Desa Teluk Sebong dengan jumlah 8 orang yang terdiri dari jurusan sosiologi, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Pemerintahan dan Akuntansi serta Manajemen Sumber Daya Perairan ini bergabung mensinergikan ilmu-ilmu yang di dapat di bangku perkuliahan dan menerapkan nya langsung.

Selain perogram melatih anak untuk baris berbaris sejumlah kegiatan telah mereka laksanakan seperti kegiatan peningkatan mental, Pendidikan sadar sampah usia dini, poskoh pintar manis srenggo dan peningkatan motivasi.

Baca Juga :  Sebanyak 248 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Terjadi di Kepri

“Pelaksanaan KKN kami ini juga merupakan program dari kementerian dalam dunia pendidikan yang bertujuan merevolusi mental dan karakter anak,”Ucap Silaen.

Silaen bersama dengan Tim kelompoknya dengan semangat mengabdikan dirinya selama satu bulan di Desa Teluk Sebong yang cukup jauh dari pusat keramaian. Dengan rentang jarak posko 4 km dari kantor desa dan jarak posko ke sekolah desa teluk Sebong ini sekitar 40 km.

Saat ditanya untuk lebih lanjut, Silaen mengatakan Masih banyak program kegiatan yang akan kelompoknya laksanakan. yakni, Literasi dasar, Pelatihan baris berbaris dan karya seni serta kegiatan lainnya, kata Silaen yang juga merupakan ketua Himpunan Mahasiswa Sosiologi itu.

“Sebenarnya dengan jarak tempuh ke desa  yang cukup jauh membuat kami kewalahan untuk berkoordinasi dengan perangkat desa. Tapi ya walaupun demikian itu tidak membuat semangat kami berkurang,” Tungkas Silaen dengan wajah penuh semangat.

Baca Juga :  Wagub Kepri, Marlin Agustina Tutup Perhelatan MTQ ke-IX Tingkat Provinsi di Anambas
Peserta Mahasiswa KKN bersama anak SDN 001 teluk Sebong saat latihan PBB

Silaen mengharapkan semoga kedepannya tujuan dari revolusi mental itu bisa dirasakan anak-anak untuk tujuan yang panjang. 

Ia juga berharap kepada kelompok KKN nya untuk tetap semangat dan tetap kompak guna membawa perubahan ke arah yang lebih maju untuk generasi Indonesia.

Disamping pelaksanaan KKN Mahasiswa UMRAH tersebut, Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN 001) Teluk Sebong Nurlita menyampaikan Apresiasi dan ucapan terimakasih kepada peserta kelompok KKN. Atas jeripayah dan usaha dalam berbagi wawasan dengan anak-anak.

“Mudah mudah dengan adanya anak anak KKN ini semoga dapat menambahkan wawasan anak anak. Dengan kehadiran mereka dapat menambah kegiatan ekstrakurikuler, menambah pengetahuan untuk dapat lebih kreatif supaya anak anak ini bisa kreatif memanfaatkan sesuai tu hal bermanfaat melalui ide ide yang dimiliki,” Ujar Nurlita.

Penulis: Beto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.