Dinilai Tutupi Icon Welcome To Batam, FKM Minta Pembangunan Apartemen dan Hotel Dihentikan

Ketua FKM Batam, Feri Fernando sampaikan dampak pembangunan apartemen dan hotel di WTB. (Foto: Ravi/Radarsatu).

BATAM, RADARSATU.COM – Rencana pembangunan apartemen dan hotel di depan Bukit Clara, atau tepatnya di landmark Welcome To Batam ditolak keras Forum Kepemimpinan Mahasiswa (FKM) Kota Batam.

Penolakan yang dilakukan FKM Batam bukan tanpa alasan, dimana pembangunan apartemen dan hotel akan ada 5 gedung menjulang menutupi Icon Welcome To Batam.

Ketua FKM Batam, Feri Fernando mengatakan, rencana pembangunan apartemen dan hotel tersebut dipastikan akan menutup landmark Welcome To Batam, dan melanggar estetika kota.

“Itu lahan seluas sekitar 3 hektare sudah lama mangkrak, tapi kenapa baru sekarang ada rencana pembangunan menjelang Pilkada,” kata Feri, Rabu (13/3/2024) sore.

Lanjut Feri, FKM Batam juga tidak anti pembangunan, namun pembangunan apartemen dan hotel di icon Welcome To Batam menutup icon batam.

“Jangan merusak infrastruktur yang sudah ada. Jika masih berjalan, kami akan turun ke jalan,” ujarnya.

Feri meminta kepada Pemerintah Kota (Pemko) Batam agar tidak begitu saja mengeluarkan Izin Mendirikan bangunan (IMB), karena pendirian pembangunan di landmark Welcome To Batam tersebut sebelumnya sudah banyak yang menolak.

“Jika izin IMB itu telah dikeluarkan, kami minta Polda Kepri dalam hal ini untuk memeriksa Kepala Dinas yang mengeluarkan Izin, kami menduga ada permainan dibawah meja,” ungkap Feri.

Walaupun ada regulasi yang mengatur batas ketinggian bangunan yang dibolehkan, tapi Forum FKM tetap menolak pembangunan tersebut.

Seperti diketahui, Forum Kepemimpinan Mahasiswa (FKM) Kota Batam terdiri dari gabungan Mahasiswa dan Pemuda Kota Batam.*

Penulis: RaviEditor: Riandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *