Kapolres Karimun Bakar 30 Kg Ganja Kering

Kapolres Karimun, AKBP Tony Pantano menyaksikan secara langsung pemusnahkan barang bukti ganja kering seberat 30 kg. (Foto: Riandi/Radarsatu.com).

KARIMUN, RADARSATU.COM – Sat Narkoba Polres Karimun melakukan pemusnahan barang bukti narkotika jenis ganja kering seberat 30.412 gram, Jumat (9/9/2022).

Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar dan disaksikan langsung oleh tersangka, Pengadilan Negeri Karimun, Kasi Barang Bukti Kejaksaan Negeri Karimun, Kasubbag Umum BNNK Karimun, Staf Rutan Karimun, Penasehat hukum tersangka serta tokoh masyarakat.

Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano didampingi Kasat Narkoba AKP Elwin Kristanto menjelaskan, pemusnahan barang bukti itu berdasarkan Surat Kejaksaan Negeri Karimun nomor: SK-1563/L.10.12/Enz.1/8/2022 tentang ketetapan status barang sitaan narkotika yang akan dimusnahkan.

Baca Juga :  BP Batam Raih Opini WTP Lima Kali Berturut-turut

Dan Surat Kejaksaan Negeri Karimun nomor: SK-1571/L.10.12/Enz.1/8 /2022 tanggal 22 Agustus 2022 tentang ketetapan status barang sitaan narkotika yang akan dimusnahkan.

“Proses penyidikan ini berdasarkan laporan Polisi nomor: LP- A/99/VII/2022/SPKT Satnarkoba Polres Karimun/Polda Kepri, tanggal 29 Juli 2022 dengan tersangka inisial MT dan NR yang mana tempat kejadian perkara di Paya Sunan Kelurahan Sungai Raya Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun dan depan RSUD Indrasari Kecamatan Pematang Reba Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau,” jelasnya.

Kapolres mengatakan, 9 bungkus ganja kering itu dibalut menggunakan lakban berwarna coklat dengan berat bersih 612 gram gram. Kemudian disisihkan sebanyak 25 gram untuk di bawa ke Laboratorium Forensik Polda Riau dan sisanya menjadi 587 gram untuk dimusnahkan.

Baca Juga :  Tim Saber Pungli Polda Kepri Awasi Proses PPDB di Karimun

Sedangkan 30 bungkus ganja kering dibalut menggunakan lakban berwarna coklat dengan berat bersih 30 kg dan kemudian disisihkan sebanyak 175 gram untuk di bawa ke Laboratorium Forensik Polda Riau dan sisanya menjadi sebanyak 29.825 gram untuk dimusnahkan.

“Dari pemeriksaan Laboratorium Forensik Polda Riau untuk barang bukti di persidangan dengan hasil positif mengandung ganja yang terdaftar dalam golongan I nomor urut 8 Lampiran Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” katanya.

Para pelaku ini disangkakan Pasal 114 ayat (1) dan ayat (2) Subsider 112 ayat (1) dan pasal 111 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara atau hukuman seumur hidup atau hukuman mati atau pidana denda Rp.1 miliar sampai dengan Rp.10 miliar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.