Pria Paruh Baya di Karimun Ditemukan Tewas Dalam Kamarnya

Kondisi Munir, pria paruh baya berusia 65 tahun ditemukan tidak bernyawa di dalam kamarnya. (Foto: Istimewa)

KARIMUN, RADARSATU.COM – Munir, pria paruh baya berusia 65 tahun ditemukan tidak bernyawa di dalam kamarnya, Selasa (24/5/2022), sekira pukul 17.30 WIB.

Munir merupakan warga Perumahan Taman Imperium, Blok G Nomor 17, Kelurahan Sungai Raya, Kecamatan Meral.

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Arsyad Riyandi mengatakan, Munir pertama kali ditemukan oleh Budi Kurniawan yang merupakan keponakannya sendiri.

“Yang menemukannya pertama adalah Budi Kurniawan yang merupakan keponakannya,” kata Arsyad, Rabu (25/5/2022) siang.

Arsyad menjelaskan, saat itu Budi memang sengaja ingin menemui pamannya atas permintaan dari pihak keluarga lainnya.

Baca Juga :  Danramil dan Babinsa Tambelan Terima Penghargaan Dari Kapolres Bintan Soal Ungkap Ilegal Fishing

Dikarenakan telpon yang dilakukan Budi berkali-kali tidak ada jawaban dari pamannya, sehingga membuat Budi segera mendatangi rumah korban.

“Saat tiba di rumah korban, Budi curiga lantaran mencium aroma bau busuk dari dalam rumah korban,” jelasnya.

Ia pun mencoba membuka pintu korban dan tidak berhasil dikarenakan pintu dan jendela rumah dalam keadaan terkunci.

Saksi kemudian meminta pertolongan warga setempat untuk bersama-sama membuka jendela rumah korban dengan menggunakan obeng.

“Setelah jendela berhasil dibuka, Budi dan warga melihat korban sudah tidak bernyawa dalam posisi telungkup di atas kasur. Korban saat ditemukan hanya sendirian dirumah,” ujarnya.

Baca Juga :  Lintasi Jalan Ekstrim Saat Kampanye, Soerya Kabulkan Permintaan Warga

Mengetahui korban sudah terbujuk kaku, saksi dan warga setempat kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

“Korban sudah dilakukan visum di rumah sakit, rencana pihak keluarga akan memakamkan korban besok pagi,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.