Dua Nelayan Bintan Yang Tertahan di Malaysia Akhirnya Dipulangkan

Barisan Mahasiswa Bintan Pesisir (BMBP) terus bersinergi dalam mengawal perlindungan dan kepulangan nelayan Kabupaten Bintan yang sempat tertahan di negara Malaysia. (Foto: Istimewa).

BINTAN, RADARSATU.COM – Barisan Mahasiswa Bintan Pesisir (BMBP) terus bersinergi dalam mengawal perlindungan dan kepulangan nelayan Kabupaten Bintan yang sempat tertahan di negara Malaysia.

Kini dua nelayan tersebut telah dipulangkan melalui pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang, Kamis (21/2/2022).

Ketua Umum BMBP, Angga Hardika mengatakan bahwa pihaknya telah memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan dan pihak-pihak terkait yang telah terlibat dalam pemulangan nelayan tersebut.

“Kami memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan, Provinsi dan Kementerian serta pihak-pihak terkait karna telah membantu pemulangan 2 nelayan Bintan yang sempat tertahan di Malaysia,” katanya.

Baca Juga :  Audiensi Bersama Disdik Bintan, BMBP Pertanyakan Realisasi Tranportasi Pelajar

Diketahui, pihaknya yang dari awal telah mengawal kasus ini merasa sangat senang menerima informasi kepulangan dua nelayan tersebut yang kembali dengan keadaan baik dan sehat.

“Kami dari BMBP sangat senang dengan kepulangan nelayan Bintan yang sudah sedari dulu kami kawal terus menerus sampai akhirnya bisa kembali lagi ke kampung halamannya,” ujarnya.

Angga juga menyampaikan bahwa sebagai organisasi mahasiswa kedaerahan, pihaknya akan terus mengawal permasalahan-permasalahan masyarakat Bintan yang aspirasinya harus disampaikan kepada pemegang kekuasaan.

Sementara itu, Rani selaku keluarga dari salah satu nelayan tersebut bernama Muhammad Rapi mengucapkan terima kasih kepada Mahasiswa Bintan Pesisir yang telah membantu dalam meneruskan aspirasi masyarakat.

Baca Juga :  Pria Berinisial D Ditemukan Tewas di Belakang Pasar Dabo Singkep

“Saya tentunya sangat berterimakasih kepada adik adik mahasiswa yang sudah mau menolong kami untuk menjumpai pemerintah dan membantu dalam proses kepulangan suami saya,” kata Rani.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.