Mengelabui Petugas, Pelaku Ini Simpan Barang Haram Dalam Dubur

Barang bukti sabu-sabu yang disimpan pelaku di dalam dubur untuk diselundupkan. (Foto: Istimewa).

BATAM, RADARSATU.COM – Bea Cukai Batam berhasil menggagalkan penyeludupan narkotika jenis sabu dengan modus disembunyikan pelaku di dalam duburnya di Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Kamis (7/4/2022).

Terkait tangkapan yang dilakukan petugas Bea Cukai Batam di Bandar Udara Internasional Hang Nadim itupun dibenarkan oleh Kepala Seksi Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Undani.

“Bea Cukai Batam melakukan penindakan terhadap methamphetamine di Bandara Hang Nadim. Modus yang digunakan pelaku, barang terlarang tersebut disembunyikan di dalam dubur pelaku,” kata Undani.

Baca Juga :  Hadiri Musrenbang, Abdul Haris Paparkan 4 Program Strategis Anambas ke Gubernur Kepri

Undani menjelaskan, berdasarkan pengembangan dari penindakan narkotika, petugas Bea dan Cukai melakukan pencarian penumpang yang menjadi terduga membawa barang terlarang tersebut pada Kamis, 7 April 2022.

Dalam waktu satu hari, Bea Cukai Batam melakukan tiga penindakan sekaligus. Tiga tersangka berinisial BA (22), ZA (25), dan Z (25) dilakukan tes urin dan ketiga tersangka positif menggunakan methamphetamine dan amphetamine. Petugas Bea dan Cukai kemudian melakukan body checking dan mengecek dubur tersangka.

“Tersangka dibawa ke Rumah Sakit (RS) Awal Bros untuk dilakukan pemeriksaan rontgen. Hasilnya didapati masing-masing 4 (empat) bungkus plastik barang bukti dari masing-masing tersangka, yang disembunyikan di dalam badan tersangka,” jelasnya.

Baca Juga :  Ajak Anak-Anak Keroyok Antoni Ruskidi, Herman Didakwa Penganiayaan

Bungkusan plastik yang dibawa oleh tersangka tersebut masing-masing dibuka untuk diambil sampel dan diuji menggunakan narcotest untuk memastikan isi dari plastik tersebut. Dari hasil narcotest diketahui bahwa isi bungkusan plastik tersebut positif mengandung narkotika berupa methamphetamine.

“Total barang bukti sebanyak 12 bungkus plastik berisi methamphetamine dengan total berat bruto 811,3 gram berhasil diamankan oleh Bea Cukai Batam. Atas barang bukti tersebut dilakukan penegahan dengan Surat Bukti Penindakan (SBP) dengan nomor SBP-N-03, SBP-N-04, dan SBP-N-05 tanggal 7 April 2022,” ujarnya.

Baca Juga :  Investasi Asing di Batam Meningkat Pada Tahun 2019

Terhadap tersangka dan barang bukti dibawa ke Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam untuk diproses lebih lanjut. Selanjutnya barang bukti dan tersangka diserahterimakan ke Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Kepulauan Riau dengan dibuatkan Berita Acara Serah Terima (BAST) untuk proses lebih lanjut.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.