Vaksinasi Anak di Tanjungpinang Tunggu Surat Edaran

Plt Kepala Dinkes Kota Tanjungpinang

 

TANJUNGPINANG, RADARSATU.com– Vaksin Sinovac mendapat lampu hijau dari Pemerintah Pusat untuk digunakan pada anak usia 12-17 tahun.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang, Nugraheni menuturkan, meski telah mendapatkan lampu hijau dari Pemerintah Pusat, vaksinasi anak belum dapat dilaksanakan karena belum ada edaran pelaksanaan dari Menkes dan Gubernur Kepri.

“Kita tunggu kebijakan pak Gubernur atau Kementerian Kesehatan, belum ada edarannya masih wacana,” katanya, Selasa (29/6/2021).

Vaksinasi anak ini perlu dilakukan untuk memberikan kekebalan tubuh anak sebelum pelaksanaan belajar tatap muka.

Baca Juga :  Warga Desa Sungai Keranji Minta "Kue Pembangunan" ke Pemkab Kuansing

Selain itu, vaksinasi anak juga akan meningkatkan capaian vaksinasi di Kota Tanjungpinang yang saat ini yang baru mencapai 55,8 persen.

“Apabila itu sudah diperbolehkan, kita Tanjungpinang akan gampang itu karena anak-anak mahasiswa, SMA, SMP akan kita kumpulkan di sekolahnya saja nanti kita vaksin sehingga pencapaiannya akan lebih cepat lagi,” ujarnya.

Nantinya, calon penerima vaksin Sinovac untuk anak akan menjalani screening kesehatan seperti penerima vaksin pada umumnya untuk mengantisipasi adanya riwayat penyakit turunan.

“Sama sih untuk screening, tidak mempunyai riwayat penyakit. Lebih cepat ter vaksin lah mereka, karena anak-anak jarang punya penyakit tensi, faktor usia. Insyallah sasaran itu lebih cepat lah,” terangnya.

Baca Juga :  Disduk Capil Anambas Sosialisasikan HVS A4 Sebagai Dokumen Kependudukan

Heni menambahkan, sembari menunggu terbitnya edaran Menkes dan Gubernur Kepri, Dinkes Tanjungpinang akan tetap memberikan vaksin Sinovac untuk orang dewasa.

Saat ini, setidaknya terdapat 1.000 vial vaksin Sinovac dan 1.000 vial vaksin Astrazeneca di Kota Tanjungpinang.

“Masih digunakan untuk orang dewasa. Sekarang masih ada sekitar 2000 vial, 1000 Sinovac 1000 Astrazeneca,” terangnya.

(Patar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.